Para pecinta kopi membahas Buah kopi ,Ketika kopi tersebut belum diproses hingga berbentuk biji kopi, kopi tersebut masih berbentuk buah ceri. Buah kopi ini memiliki banyak istilah sebelum menjadi kopi sebenarnya. Coffee Cherries atau Coffee Berries biasa ditujukan untuk buah dari tanaman kopi yang masih ada di pohonnya atau baru dipetik namun belum dikeringkan. Setelah diproses menjadi biji, kopi pun baru dikenal dengan sebutan biji kopi mentah atau Green Bean.
Buah kopi tumbuh dalam kluster bersamaan dengan batangnya. Ukuran buah ceri kopi yang matang kira-kira sebesar 1,5 cm. Butuh waktu sembilan bulan bagi buah kopi untuk menjadi matang dari berwarna hijau hingga berwarna merah cerah atau keungu-unguan. Setelah matang, buah kopi ini dengan hati-hati dipetik oleh petani. Untuk kualitas terbaik, buah kopi yang masih hijau tidak dipetik, namun ditunggu hingga matang.
Green Bean
Salah satu hal yang menarik tentang kopi adalah nama-nama berbeda yang dimilikinya di sepanjang prosesnya. Mulai dari tumbuhan hingga menjadi secangkir kopi yang bisa kamu nikmati saat ini. Dimulai dari cherry (atau disebut juga dengan berry) yang masih di pohon. Kemudian berakhir menjadi kopi yang bisa kamu minum seperti Espresso, Cappuccino, dan lain-lain.
Kopi yang sedang melewati proses panen dan pemanggangan biasa disebut sebagai Green Beans atau biji kopi hijau. Buah kopi biasanya dipanen ketika sudah terlihat matang dan berwarna kemerahan. Biji di dalam buah kopi disebut sebagai biji kopi dan harus dipisahkan dari daging buah, dikeringkan lalu dipilah untuk proses selanjutnya.
Setelah biji kopi tersebut mengering, biji kopi akan mengeluarkan warna kehijauan. Dari sinilah nama Green Beans atau biji kopi hijau berasal. Pada tahap ini, biji kopi tidak mempunyai aroma atau rasa yang khas. Aroma dan rasa tersebut akan muncul setelah melewati proses pemanggangan atau roasting. Green Bean atau biji kopi hijau adalah komoditi yang paling banyak diperjualbelikan di seluruh dunia bersamaan dengan minyak mentah dan emas.
Kopi hijau adalah biji kopi dari buah coffea yang belum dipanggang. Karena proses pemanggangan biji kopi dapat mengurangi jumlah asam klorogenat, biji kopi hijau memiliki tingkat asam klorogenat yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi biasa (biji kopi panggang).
Diduga, asam klorogenat ini memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan. Kopi hijau menjadi populer untuk menurunkan berat badan setelah ditampilkan pada acara Dr. Oz pada 2012. Dalam acara itu disebutkan bahwa biji kopi jenis ini dapat membakar lemak dengan cepat tanpa olahraga tambahan. Ada juga orang yang mengonsumsinya untuk mengobati obesitas, diabetes, hipertensi, Alzheimer, dan infeksi bakteri.
Manfaat minum kopi hijau
Ekstrak dari biji kopi hijau telah menunjukkan banyak manfaat kesehatan, menurut studi ilmiah. Komponen utama yang memberi manfaat adalah kafein dan asam klorogenat, meskipun beberapa dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain senyawa ini.
1. Menurunkan berat badan
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret 2006 di BMC Complementary and Alternative Medicine, suplemen harian ekstrak biji kopi hijau dapat mengurangi lemak tubuh dan berat badan, serta komposisi lemak di hati pada tikus. Pada penelitian tersebut terlihat kafein dan asam klorogenat sebagai senyawa utama untuk menurunkan berat badan. Asam klorogenat yang terdapat pada biji kopi yang belum dipanggang dapat dicerna dan diserap oleh manusia sama seperti yang terdapat pada ekstraknya.
2. Menurunkan darah tinggi
Selain fungsinya untuk menurunkan berat badan, asam klorogenat pada kopi hijau juga dapat mengurangi tekanan darah. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 di Clinical and Experimental Hypertension menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi 140 mg ekstrak biji kopi perhari menunjukkan penurunan tekanan darah. Selama ini, belum ada efek samping yang dilaporkan oleh pasien, sehingga minuman ini dapat kita sebut sebagai cara yang aman untuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi.
3. Meningkatkan mood dan kinerja kognitif
Kafein yang ada dalam kopi hijau memiliki efek yang positif pada suasana hati dan juga pada aktivitas otak Anda. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada bulan Februari 2008 di Nutrition Bulletin, beberapa studi telah mengonfirmasi bahwa kafein dapat meningkatkan reaksi waktu, kewaspadaan, memori, fokus, ketahanan tubuh, dan berbagai faktor lain dari kinerja kognitif. Peneliti menemukan bahwa asupan optimal kopi hijau adalah antara 38-400 mg per hari atau menjadi sekitar ⅓ cangkir untuk empat cangkir kopi seduh.
4. Merupakan antioksidan
Biji kopi ini mengandung beberapa zat antioksidan, yang dapat mengurangi efek radikal bebas yang dapat merusak sel dalam tubuh. Fungsi pencegahan ini membuat Anda lebih sehat dengan mengurangi jumlah kerusakan sel-sel tubuh Anda. Menurut penelitian yang diterbitkan pada bulan Juli 2004 dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, antioksidan asam klorogenat dalam biji kopi hijau dapat mencegah perkembangan empat jenis sel kanker, sehingga dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker.
Efek samping kopi hijau
Kopi hijau mungkin aman ketika diminum dengan dosis yang tepat, yaitu maksimal 480 mg per hari, selama maksimal 12 minggu. Ekstrak kopi hijau tertentu juga aman digunakan maksimal 200 mg lima kali sehari dalam 12 minggu. Hal ini penting untuk diperhatikan, karena kopi hijau juga mengandung kafein mirip seperti kopi biasa. Oleh karena itu, ia juga menyebabkan efek samping terkait dengan kafein yang mirip dengan kopi.
Kafein dapat menyebabkan insomnia, gugup dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah, meningkatnya detak jantung dan pernapasan, dan efek samping lainnya. Mengonsumsi sejumlah besar kopi juga dapat menyebabkan sakit kepala, kecemasan, gelisah, telinga berdenging, dan detak jantung tidak teratur.
Selain itu, mengonsumsi kopi ini juga memerlukan kewaspadaan dan peringatan khusus jika Anda menderita penyakit atau kondisi tertentu karena diperkirakan akan memperburuk kondisi tersebut, seperti pada penderita:
Tingkat homosistein yang tinggi
Gangguan kecemasan
Gangguan perdarahan
Diabetes
Diare
Glaukoma
Kolesterol tinggi
Sindrom iritasi usus
Osteoporosis
Seperti kopi lainnya, kopi hijau juga tak baik jika diminum berlebihan. Jadi, terserah Anda mau bertahan dengan kopi hitam biasa, atau beralih ke kopi hijau
Buah kopi tumbuh dalam kluster bersamaan dengan batangnya. Ukuran buah ceri kopi yang matang kira-kira sebesar 1,5 cm. Butuh waktu sembilan bulan bagi buah kopi untuk menjadi matang dari berwarna hijau hingga berwarna merah cerah atau keungu-unguan. Setelah matang, buah kopi ini dengan hati-hati dipetik oleh petani. Untuk kualitas terbaik, buah kopi yang masih hijau tidak dipetik, namun ditunggu hingga matang.
Green Bean
Salah satu hal yang menarik tentang kopi adalah nama-nama berbeda yang dimilikinya di sepanjang prosesnya. Mulai dari tumbuhan hingga menjadi secangkir kopi yang bisa kamu nikmati saat ini. Dimulai dari cherry (atau disebut juga dengan berry) yang masih di pohon. Kemudian berakhir menjadi kopi yang bisa kamu minum seperti Espresso, Cappuccino, dan lain-lain.
Kopi yang sedang melewati proses panen dan pemanggangan biasa disebut sebagai Green Beans atau biji kopi hijau. Buah kopi biasanya dipanen ketika sudah terlihat matang dan berwarna kemerahan. Biji di dalam buah kopi disebut sebagai biji kopi dan harus dipisahkan dari daging buah, dikeringkan lalu dipilah untuk proses selanjutnya.
Setelah biji kopi tersebut mengering, biji kopi akan mengeluarkan warna kehijauan. Dari sinilah nama Green Beans atau biji kopi hijau berasal. Pada tahap ini, biji kopi tidak mempunyai aroma atau rasa yang khas. Aroma dan rasa tersebut akan muncul setelah melewati proses pemanggangan atau roasting. Green Bean atau biji kopi hijau adalah komoditi yang paling banyak diperjualbelikan di seluruh dunia bersamaan dengan minyak mentah dan emas.
Kopi hijau adalah biji kopi dari buah coffea yang belum dipanggang. Karena proses pemanggangan biji kopi dapat mengurangi jumlah asam klorogenat, biji kopi hijau memiliki tingkat asam klorogenat yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi biasa (biji kopi panggang).
Diduga, asam klorogenat ini memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan. Kopi hijau menjadi populer untuk menurunkan berat badan setelah ditampilkan pada acara Dr. Oz pada 2012. Dalam acara itu disebutkan bahwa biji kopi jenis ini dapat membakar lemak dengan cepat tanpa olahraga tambahan. Ada juga orang yang mengonsumsinya untuk mengobati obesitas, diabetes, hipertensi, Alzheimer, dan infeksi bakteri.
Manfaat minum kopi hijau
Ekstrak dari biji kopi hijau telah menunjukkan banyak manfaat kesehatan, menurut studi ilmiah. Komponen utama yang memberi manfaat adalah kafein dan asam klorogenat, meskipun beberapa dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain senyawa ini.
1. Menurunkan berat badan
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Maret 2006 di BMC Complementary and Alternative Medicine, suplemen harian ekstrak biji kopi hijau dapat mengurangi lemak tubuh dan berat badan, serta komposisi lemak di hati pada tikus. Pada penelitian tersebut terlihat kafein dan asam klorogenat sebagai senyawa utama untuk menurunkan berat badan. Asam klorogenat yang terdapat pada biji kopi yang belum dipanggang dapat dicerna dan diserap oleh manusia sama seperti yang terdapat pada ekstraknya.
2. Menurunkan darah tinggi
Selain fungsinya untuk menurunkan berat badan, asam klorogenat pada kopi hijau juga dapat mengurangi tekanan darah. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 di Clinical and Experimental Hypertension menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi 140 mg ekstrak biji kopi perhari menunjukkan penurunan tekanan darah. Selama ini, belum ada efek samping yang dilaporkan oleh pasien, sehingga minuman ini dapat kita sebut sebagai cara yang aman untuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi.
3. Meningkatkan mood dan kinerja kognitif
Kafein yang ada dalam kopi hijau memiliki efek yang positif pada suasana hati dan juga pada aktivitas otak Anda. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada bulan Februari 2008 di Nutrition Bulletin, beberapa studi telah mengonfirmasi bahwa kafein dapat meningkatkan reaksi waktu, kewaspadaan, memori, fokus, ketahanan tubuh, dan berbagai faktor lain dari kinerja kognitif. Peneliti menemukan bahwa asupan optimal kopi hijau adalah antara 38-400 mg per hari atau menjadi sekitar ⅓ cangkir untuk empat cangkir kopi seduh.
4. Merupakan antioksidan
Biji kopi ini mengandung beberapa zat antioksidan, yang dapat mengurangi efek radikal bebas yang dapat merusak sel dalam tubuh. Fungsi pencegahan ini membuat Anda lebih sehat dengan mengurangi jumlah kerusakan sel-sel tubuh Anda. Menurut penelitian yang diterbitkan pada bulan Juli 2004 dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, antioksidan asam klorogenat dalam biji kopi hijau dapat mencegah perkembangan empat jenis sel kanker, sehingga dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker.
Efek samping kopi hijau
Kopi hijau mungkin aman ketika diminum dengan dosis yang tepat, yaitu maksimal 480 mg per hari, selama maksimal 12 minggu. Ekstrak kopi hijau tertentu juga aman digunakan maksimal 200 mg lima kali sehari dalam 12 minggu. Hal ini penting untuk diperhatikan, karena kopi hijau juga mengandung kafein mirip seperti kopi biasa. Oleh karena itu, ia juga menyebabkan efek samping terkait dengan kafein yang mirip dengan kopi.
Kafein dapat menyebabkan insomnia, gugup dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah, meningkatnya detak jantung dan pernapasan, dan efek samping lainnya. Mengonsumsi sejumlah besar kopi juga dapat menyebabkan sakit kepala, kecemasan, gelisah, telinga berdenging, dan detak jantung tidak teratur.
Selain itu, mengonsumsi kopi ini juga memerlukan kewaspadaan dan peringatan khusus jika Anda menderita penyakit atau kondisi tertentu karena diperkirakan akan memperburuk kondisi tersebut, seperti pada penderita:
Tingkat homosistein yang tinggi
Gangguan kecemasan
Gangguan perdarahan
Diabetes
Diare
Glaukoma
Kolesterol tinggi
Sindrom iritasi usus
Osteoporosis
Seperti kopi lainnya, kopi hijau juga tak baik jika diminum berlebihan. Jadi, terserah Anda mau bertahan dengan kopi hitam biasa, atau beralih ke kopi hijau

No comments:
Post a Comment